Apakah Anda sudah mengetahui Radio Frequency? Mungkin Anda belum mengetahui apa itu Radio Frequency. Yuk cari tau mengenai radio frequency.

Radio Frequency itu apa? Lalu apa fungsinya?

Radio Frequency adalah suatu alat yang digunakan untuk merangsang pertumbuhan kolagen dan elastin baru. Kolagen berfungsi untuk elastisitas dan kekuatan kulit. Ketika kulit Anda kendur atau mengalami penuaan maka kandungan kolagen dalam kulit sudah berkurang.

Fungsi dari Radio Frequency ini adalah untuk merangsang pembentukan kolagen baru sehingga kulit akan kembali elastis dan terasa kencang. Radio Frequency dapat mengurangi kerutan-kerutan yang muncul pada kulit. Selain itu Radio Frequency juga dapat membantu mengurangi kulit yang menggelambir akibat pembedahan atau kegemukan.

Bagaimana cara kerja Radio Frequency?

Pengencangan kulit dengan Radio Frequency dilakukan dengan cara memanaskan lapisan dalam kulit menggunakan gelombang Radio Frequency, hingga kolagen dan elastin mengalami peradangan. Kemudian setelah itu tubuh akan bereaksi dengan membentuk kolagen serta elastin baru, yang akan membuat kulit lebih elastis dan kencang. Radio Frequency akan mengatasi kerutan di leher, kerutan di dagu, garis senyum, kantung mata, kerutan pada ujung mata, dan kerutan di dahi.

Anda dapat melakukan pengencangan kulit dengan Radio Frequency di rumah sakit atau klinik kecantikan yang sudah berlisensi atau memiliki izin. Untuk menjaga keamanan pasien, biasanya alat yang digunakan pun tidak sembarangan.

Perawatan dilakukan dengan mengoleskan gel sedasi atau penghilang rasa untuk melindungi kulit. Kemudian bagian ujung alat radio frekuensi akan ditempelkan pada kulit untuk mengalirkan denyut panas ke lapisan kulit yang lebih dalam. Alat yang digunakan biasanya telah dilengkapi dengan sistem pendingin yang dapat memberikan sensasi dingin pada lapisan epidermis selama dan setelah perawatan. Dengan begitu tidak akan melukai kulit bagian epidermis.

Siapa yang harus melakukan Radio Frequency?

Radio Frequency disarankan untuk Anda yang kulitnya mulai mengendur atau muncul kerutan, terutama di bagian wajah, leher, lengan, perut dan paha. Prosedur ini sangat aman digunakan karena dilakukan dengan tindakan non-invasif yaitu tindakan dengan melakukan perawatan yang mengandalkan kecanggihan teknologi dan minim risiko. 

Radio Frequency sebaiknya dilakukan berapa kali?

Untuk Anda yang ingin melakukan Radio Frequency alangkah baiknya melakukan konsultasi terlebih dahulu, sehingga dapat mengetahui berapa kali sebaiknya Radio Frequency dilakukan. Namun biasanya Radio Frequency dilakukan 8 hingga 10 sesi.

Apa yang akan dirasakan ketika sudah melakukan Radio Frequency?

Kulit akan sedikit kemerahan dalam beberapa saat namun tidak lama kulit akan membaik dan Anda bisa beraktivitas seperti semula. Anda akan merasakan kulit yang lebih elastic dan kencang, namun hasil yang maksimal akan didapatkan setelah melakukan beberapa kali sesi.

Lalu apakah ada efek samping dari Radio Frequency?

Radio Frequency relatif aman, namun memiliki beberapa resiko. Resiko tersebut biasanya diakibatkan karena penggunaan radio frekuensi yang memiliki energi tinggi dan tingkat radiasi tertentu. Untuk mencegah dan mengurangi resiko, Radio Frequency harus dilakukan oleh ahli kecantikan yang berlisensi dan berpengalaman.

Yang perlu Anda perhatikan jika ingin melakukan sesi Radio Frequency, tidak dianjurkan untuk:

  1. Seseorang yang memakai pacemaker (alat pacu jantung) atau defibrillator.
  2. Seseorang yang memakai pen, katup jantung, implant gigi, atau benda-benda pasca bedah yang mengandung besi.
  3. Seseorang yang mengidap kanker kulit.
  4. Seseorang yang menggunakan filler permanen pada wajah (silikon).
  5. Pasien yang sedang mengkonsumsi obat yang dapat memicu fotosensitivitas, seperti isotretinoin (roaccutane). Tindakan Radio Frequency baru bisa dilakukan setelah 6 bulan berhenti meminum obat.

Sekian penjelasan singkat mengenai Radio Frequency. Hal utama yang harus diperhatikan adalah mengenai keamanan dan manfaat yang akan didapatkan.