Siapa sih yang tidak merasa kesal jika sedang dibohongi? Atau mungkin Anda sedang berbohong? Jangan harap bahwa orang lain akan percaya, sebab ada beberapa ciri-ciri yang ditunjukan ketika seseorang sedang berbohong.

Jika Anda sudah berani atau bahkan tidak merasa bersalah setelah berbohong maka akan memunculkan kebohongan lainnya yang membuat Anda terbiasa akan hal itu. Namun dampak yang didapatkan ketika Anda berbohong yakni orang lain tidak akan percaya lagi terhadap Anda. Ataupun sebaliknya, jika orang lain ketahuan berbohong kepada Anda tentunya Anda tidak akan percaya lagi.

Inilah ciri-ciri ketika seseorang sedang berbohong

  • Wajah memerah dan berkeringat

Wajah yang memerah kemudian menghela napas panjang dan setelah itu berkeringat adalah refleks paksa yang disebabkan oleh sistem saraf simpatis (ini mengaktifkan respon fight-or-flight Anda) dan merupakan respon terhadap pelepasan adrenalin.

  • Gerak-gerik tubuhnya yang gelisah

Tentu ketika sedang berbohong maka perasaan gelisah akan menyebabkan tubuh kebingungan harus melakukan apa. Selain itu pembohong juga sering menyembunyikan tangannya di belakang punggung untuk menutupi menggemeretakkan jari yang dapat menunjukkan rasa gelisah.

  • Arah pandangan mata tidak berani menatap lawan bicara

Bola mata yang sibuk mondar-mandir melihat sekitar kemudian berkedip lebih sering dari biasanya atau menutup mata lebih dari satu detik setiap kalinya adalah tiga tanda mata klasik dari orang yang berbohong. Ini adalah reaksi stres fisiologis bahwa dia merasa tidak nyaman, atau tidak ingin menjawab pertanyaan Anda.

  • Senyum yang sinis

Senyum sinis dengan merendahkan satu sudut bibir yang melengkung ke atas. Pada seorang pembohong, senyum miring ini dapat menandakan kesombongan bahwa mereka berhasil menyembunyikan sesuatu tanpa diketahui.

Bagaimanapun juga berbohong adalah perbuatan yang kurang baik dan akan mengganggu emosional Anda.